Ternyata Ini Bedanya Asuransi Umum dengan Asuransi Jiwa

Asuransi mungkin sudah cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Karena seiring dengan perkembangan zaman yang disertai kemajuan dan pola pikir yang semakin modern, banyak orang yang mulai tergerak untuk memiliki produk perlindungan ini. Dengan memiliki asuransi, suatu resiko buruk yang bisa menimpa kondisi finansial ataupun barang yang berharga bisa diantisipasi. Karena memang asuransi akan memberikan manfaat keamanan atau perlindungan klien dari resiko buruk tersebut. Produk asuransi yang ada saat ini terbilang sangat banyak dan beragam. Sehingga meskipun bersifat melindungi, biasanya hanya salah satu atau beberapa produk asuransi saja yang terkadang dimiliki karena sesuai dengan kebutuhan. Ada dua produk asuransi yang sering ditawarkan oleh perusahaan asuransi, yaitu asuransi umum dan asuransi jiwa.

Kedua produk asuransi ini mungkin pernah terdengar di telinga. Terutama untuk yang asuransi jiwa. Karena memang, selain asuransi kesehatan produk asuransi jiwa terbilang cukup banyak peminatnya. Berikut ini akan dijelaskan perbedaan antara asuransi jiwa dengan umum dengan tujuan bagi Anda yang masih awam atau belum tahu seluk beluk asuransi bisa mengerti secara detail. Berikut ini perbedaannya:

  • Asuransi jiwa.

Asuransi jiwa merupakan produk asuransi yang berfokus untuk memberikan perlindungan pada klien atau nasabah. Dengan memiliki asuransi jiwa, ketika klien meninggal dunia yang disebabkan oleh kecelakaan atau masalah kesehatan, maka pihak keluarga atau ahli waris akan menerima sejumlah biaya sesuai dengan skema pertanggungjawaban yang sudah disepakati di awal. Jenis asuransi jiwa dikelompokkan dalam 3 macam, yaitu asuransi jiwa seumur hidup (whole life), asuransi jiwa berjangka (term life), dan asuransi jiwa dwiguna (endowment).

  • Asuransi umum.

Produk asuransi yang satu ini hampir sama dengan asuransi jiwa. Hanya saja untuk objek yang dilindungi lebih luas, tidak terbatas untuk resiko kematian saja. Namun juga bisa memberikan perlindungan untuk harta benda atau objek tidak hidup (kendaraan, bangunan, dll). Dari segi pembayaran asuransi kepada klien atau nasabahnya juga terbilang berbeda. Dimana bisa dalam bentuk uang, namun bisa juga dengan penggantian kerugian. Berdasarkan objeknya, produk asuransi yang satu ini terbagi menjadi dua macam, yaitu asuransi udara dan laut, serta asuransi non udara dan laut. 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *