Asuransi Kredit Indonesia: Inilah Keuntungan Memiliki Asuransi Kredit

Asuransi merupakan produk perlindungan bagi jiwa, harta benda, maupun hal penting lainnya dari resiko buruk yang mungkin terjadi di masa depan karena berbagai faktor tertentu. Di Indonesia jenis asuransi sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang, begitu juga dengan perusahaan asuransi yang ada juga cukup beragam. Salah satu perusahaan asuransi yang cukup terpercaya adalah asuransi Astra. Berbicara tentang asuransi seringnya langsung berpikir tentang asuransi jiwa atau jika tidak asuransi kesehatan. Padahal ada satu jenis asuransi yang mungkin jarang terpikirkan untuk dimiliki, yaitu asuransi kredit. Sebenarnya banyak perusahaan yang menjual produk asuransi kredit Indonesia. Jenis asuransi ini merupakan salah satu jenis proteksi yang diberikan kepada bank umum maupun lembaga pembiayaan keuangan. Proteksi yang diberikan berupa perlindungan dari resiko debitur tidak mampu melunasi beban kredit pinjaman. Proteksi bukan diberikan kepada debitur sebagai pihak pertama, namun kepada bank umum atau lembaga pembiayaan keuangan selaku pihak tertanggungnya.

Tentunya tidak semua jenis pinjaman atau kredit mendapatkan fasilitas asuransi kredit ini. Bank atau lembaga pembiayaan keuangan perlu memahami kriteria kredit seperti apa yang termasuk bisa untuk dilindungi. Adapun untuk kriterianya, adalah sebagai berikut:

  • Kredit yang diberikan pada nasabah (debitur) harus didasarkan pada norma-norma perkreditan yang wajar, sehat, dan berlaku umum.
  • Debitur saat melakukan pinjaman berada dalam kondisi ekonomi yang stabil.
  • Debitur tidak sedang memiliki tanggungan beban hutang dari bank umum atau lembaga pembiayaan keuangan lainnya.
  • Debitur sudah memiliki izin usaha dan tidak bertentangan dengan hukum atau aturan yang berlaku.

Memiliki asuransi kredit Indonesia ini akan memberikan keuntungan dengan melindungi dari kerugian jika debitur tidak bisa membayar beban kredit pinjaman. Adapun resiko yang dapat dijamin dengan memiliki asuransi kredit, yaitu:

  1. Resiko jika debitur tidak mampu melunasi pinjaman saat sudah jatuh tempo karena usaha yang dimiliki sudah tidak berjalan lagi.
  2. Resiko jika debitur sudah tidak mampu membayar kewajibannya yang berbentuk hutang (insolvent) dikarenakan defisit modal atau usaha bangkrut.
  3. Resiko jika debitur meninggalkan tanggung jawabnya dalam membayar hutang dengan menghilang, melarikan diri, atau tidak diketahui alamatnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *