Tips Pintar Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga yang Bisa Anda Terapkan

Saya akan memberikan sedikit pengalaman Sebagai kepala rumah tangga, saya merasa Dalam kehidupan rumah tangga, orang tua memiliki tanggung jawab untuk membesarkan anak-anak dan mencukupi kebutuhan hidupnya hingga nanti siap mandiri. Ada banyak jenis kebutuhan yang harus dipenuhi oleh orang tua pada anak-anaknya. Mulai dari biaya makan sehari-hari, biaya pakaian, biaya pendidikan, biaya hiburan, dan masih banyak lagi. Kesemua jenis kebutuhan ini harus dikontrol dengan baik, jika tidak akan menimbulkan pembengkakan biaya. Berhemat merupakan salah satu cara agar pendapatan yang dimiliki bisa mencukupi semua kebutuhan rumah tangga.

Selain konsumsi, biaya pendidikan anak merupakan salah satu sumber pengeluaran terbesar. Terlebih jika anak mengenyam pendidikan di tingkatan yang lebih tinggi, seperti di perguruan tinggi. Bisa dibayangkan jumlah biaya yang harus dikeluarkan agar anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Nah, agar pengeluaran keluarga bisa dihemat semaksimal mungkin, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  1. Untuk kebutuhan konsumsi harian, sebaiknya memasak makanan di rumah.
    Biaya konsumsi merupakan sumber pengeluaran terbesar dalam rumah tangga. Maka dari itu, cara penghematan harus dilakukan pada jenis pengeluaran yang satu ini. Salah satu cara menghemat biaya konsumsi adalah dengan menghindari kebiasaan jajan atau makan di luar. Anda bisa membiasakan hal ini kepada seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak. Sebagai gantinya, Anda harus mencukupi kebutuhan konsumsi dengan memasakkan sendiri makanan untuk anggota keluarga. Anda bisa membuatkan jajanan rumahan yang sehat dan murah untuk putra-putri Anda.
  2. Membeli barang bekas berkualitas.
    Beberapa barang bekas ada yang dijual dengan kondisi yang masih bagus, seperti kursi, meja belajar, meja makan, dan berbagai peralatan memasak. Tidak mengapa jika demi berhemat membeli barang secondhand tersebut. Karena memang rata-rata harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan bisa menghemat pengeluaran.
  3. Memfokuskan anak pada beberapa les atau kursus terlebih dahulu.
    Selain pendidikan formal di sekolah, tak jarang anak diikutkan les oleh orang tua di luar sekolah agar semakin mudah dalam belajar. Meskipun begitu, orang tua tak jarang menyuruh anak-anak mereka untuk les di berbagai tempat. Selain membuat anak terbebani, biaya yang harus dikeluarkan juga menjadi bercabang banyak. Untuk itu, ada baiknya mengikutkan anak les atau kursus di salah satu atau dua tempat saja. Selain biaya yang dikeluarkan menjadi lebih banyak, kemampuan anak dalam menyerap apa yang diajarkan di tempat kursus juga terbatas akibat terlalu banyak yang diikuti.
  4. Menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk dana darurat dan biaya perbaikan rumah.
    Memiliki dana darurat sangat penting dimiliki oleh rumah tangga agar bisa digunakan saat ada kebutuhan mendesak, seperti anak sakit dan harus berobat, dlsb. Dengan memiliki dana darurat pastinya tidak perlu berhutang dari tetangga atau pihak lain. Anda juga perlu menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk biaya perbaikan rumah sewaktu-waktu. Terlebih bagi yang ingin menambah jumlah ruangan atau memperluas bangunan seiring dengan bertambahnya anggota keluarga.
  5. Mencari hiburan yang murah dan sederhana di rumah.
    Untuk menyenangkan anggota keluarga tidak harus dengan cara yang mahal, seperti menginap di hotel atau berlibur di luar negeri. Namun banyak juga cara murah dan sederhana yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hiburan bagi keluarga. Sebut saja, seperti bermain monopoli, menonton TV di rumah bersama-sama, bermain di taman dekat rumah, dlsb. Justru dengan hal-hal sederhana inilah akan baik juga untuk memperbaiki kualitas hubungan orang tua dengan anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *